Bangli (Kemenag) — Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus (IGB) Sugriwa kini memiliki rumah moderasi beragama. Keberadaan rumah moderasi beragama ini diresmikan Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana bersamaan dengan gelaran Focus Group Discussion (FGD) Moderasi Beragama.

Menurutnya, Rumah Moderasi Beragama UHN IGB Sugriwa bagian dari persiapan kampus dalam menyongsong World Class University (WCU). “Kita terus mantapkan langkah, dan segenap civitas akademika bertekad menuju World Class University,” kata Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana, di Bangli, Senin (6/9/2021).

“Astungkara, hari ini UHN IGB Sugriwa Deklarasikan Rumah Moderasi Beragama. Bersamaan itu dilakukan pelepasan burung, serta penanaman pohon beringin sebagai lambang persatuan. Bermoderasi itu, tidak hanya kepada sesama manusia saja, tapi moderasi itu juga kepada seluruh alama semesta,” tambahnya.

Disampaikan I Gusti Ngurah Sudiana, bahwa nilai-nilai moderasi beragama harus terimplementasikan di berbagai lini kehidupan. Tidak hanya di dalam kampus, justru harus menyatu dalam kehidupan bermasyarakat diluar kampus.

“Sehingga kampus tidak seperti menara gading. Di samping melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, nilai-nilai moderasi beragama, sangat penting dipahami dan dilaksanakan oleh civitas akademika,” kata I Gusti Ngurah Sudiana yang juga ketua PHDI Bali.

Deklarasi Rumah Moderasi di Kampus Bangli ini, kata I Gusti Ngurah Sudiana, merupakan estafet pengembangan kampus di Denpasar yang pada tahun 2019 sudah memproklamirkan sebagai kampus kerukunan. Setelah perubahan statuta menjadi UHN yang terpusat di Bangli, pihaknya ingin mengembangkan nilai-nilai kerukunan secara menyeluruh.

“Segenap civitas akademika UHN IGB Sugriwa harus taat dan patuh terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Siap melakukan penguatan dan setia kepada Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai pedoman dalam berbangsa dan bernegara,” tutup I Gusti Ngurah Sudiana.

Ketua FKUB Bali, Ida Panglingsir Agung Sukahet, menyambut baik Deklarasi Rumah Moderasi Beragama di UHN I Gusti Bagus Sugriwa. Menurutnya, nilai-nilai moderasi beragama sangat penting bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dalam moderasi itu ada toleransi, saling hormat-menghormati. Ketika di rumah misalnya, saya fokus terhadap diri saya sembahyang sebagai umat Hindu memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tapi begitu di luar rumah dan bertemu dengan orang lain dalam ranah sosial, maka kita harus menguatkan rasa nasionalisme,” kata Ida Panglingsir di hadapan tokoh-tokoh Hindu, Katolik, Islam, Khonghucu, Buddha, dan Protestan.

Kegiatan yang mengusung tema ‘Manyama Braya dalam Nilai-nilai Moderasi Beragama’, terpusat di Kampus Bangli ini dihadiri Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bersama wakil Bupati I Wayan Diar, Ketua FKUB Provinsi Bali, Ida Panglingsir Agung Sukahet beserta jajaran dan FKUB Kabupaten Bangli, serta perwakilan tokoh-tokoh agama, dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat.

Sumber: kemenag.go.id

Bagikan

Komentar Anda

komentar