Sabtu pagi (13/11), sekitar tiga puluhan perwakilan umat lintas agama di Bandung, berkumpul di Taman Makam Pahlawan Cikutra Bandung. 

Mereka menghadiri acara yang digagas oleh Forum Lintas Agama Deklarasi Sancang (FLADS) dalam rangka ulang tahunnya yang keempat belas dan bertepatan dengan momen Hari Pahlawan. 

Lembaga-lembaga lintas agama seperti PCNU Kota Bandung, PGIW Jawa Barat, GKI Klasis Bandung, Vihara Vimala Dharma, MAKIN Bandung, MLKI Bandung, ABI Bandung, GKI Taman Cibunut, GKP Bandung, PKKP Universitas Kristen Maranatha, JAI Bandung, Keuskupan Bandung, GMII Bandung serta IJABI Bandung, turut mendukung kegiatan ini. Demikian pula GP Anshor Bandung, Masyarakat Baha’I, Penghayat Kepercayaan dan komunitas lintas iman JAKATARUB turut mengikutinya.

Kegiatan dimulai dengan memanjatkan doa bersama dari perwakilan tiap agama, dengan sejumlah tema, diantaranya menghayati keteladanan pahlawan, mensyukuri anugerah keberagaman, doa untuk persatuan dan perdamaian serta pemulihan ekonomi dan sosial Indonesia dari pandemi Covid-19.

Selepas doa, acara dilanjutkan dengan upacara penghormatan serta tabur bunga di makam Pahlawan. Presidium FLADS, Kiagus Zaenal Mubarok menjadi pembina dalam upacara tersebut. Para peserta kemudian berkumpul untuk bersilaturahmi di Masjid Mubarak, Jalan Pahlawan, Bandung.

Kebersamaan FLADS di Masjid Mubarak, Jalan Pahlawan, Bandung.

Momen upacara dan tabur bunga menjadi hal yang cukup mengharukan bagi para peserta. Jaja Suardi, salah seorang peserta yang hadir, merefleksikan pengalaman ini dengan menyoroti bagaimana para pahlawan dulu berkorban demi kepentingan bersama, tidak hanya satu golongan saja.

Kita berharap masyarakat akan semakin berbaur dan berjuang bersama tanpa sekat. Terutama kawan-kawan muda agar melek akan anugerah keberagaman kita. Tidak sekedar mempertahankan kepentingan sempitnya,” ungkap Jaja yang merupakan perwakilan dari GP Ansor Kota Bandung ini.

Meski dilakukan dengan sederhana, FLADS berharap acara ini bisa menginspirasi para pegiat lintas agama untuk terus berjuang dalam gerakan lintas iman. Selain ziarah dan doa bersama, perayaan ulang tahun forum ini juga diisi dengan visitasi ke keluarga pahlawan dan berbagi pada masyarakat.

Harapannya ingin menunjukkan agar gerakan lintas iman tidak sekedar seremonial, tapi juga memberi sumbangsih yang berarti dan dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Pdt. Herison Riwu yang pada kesempatan ini bertindak sebagai pemimpin upcara.

Pengurus Divisi Program di FLADS itu berharap kegiatan lintas iman yang sudah cukup baik ini terus ditingkatkan, terutama dalam konsolidasinya.

Bagikan

Komentar Anda

komentar