Kami bersyukur perayaan Waisak tahun ini bersamaan dengan bulan suci Ramadhan. Tentunya ini momen sangat langka dan jarang sekali bertepatan, makanya kita manfaatkan momen ini untuk menjaga toleransi beragama,” Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Sulawesi Selatan, Yongris Lao, mengungkapkan kegembiraannya.

Perayaan Tri Suci Waisak (29/5) di Vihara Sasana Dipa, jalan Gunung Lokon, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tahun ini memang berbeda. Acaranya dirangkaikan dengan buka puasa bersama dengan pemuka agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel.

Menurut Yongris, dengan perayaan Waisak tahun ini sangat baik karena butuh beberapa tahun baru kedepan bisa bersamaan pelaksananya sehingga ajang silaturahmi dengan pemuka agama dari berbagai agama dilaksanakan dirangkaian buka puasa bersama.

Kami merasa berterima kasih kepada para undangan yang hadir. Silaturahmi ini tentu akan menguatkan kita satu sama lain tentang pentingnya arti kebersamaan meski berbeda-beda pemahaman agama, agar tercipta kedamaian dan ketentraman,” tambah Yongris.

Bhikku Siritatano Mahathera menyampaikan hal senafa saat memberikan sambutanya. “Tahun ini momen perayaan Waisak bersamaan bulan Ramadhan, kami menyampaikan selamat menjalankan ibadah kepada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa,” ujar Bhikku Siritatano.

Bhikku Siritatano juga memakai kesempatan itu untuk menyampaikan pesan melalui kisah hidup Sidharta Gautama. “Sidarta meninggalkan istana dengan mencari pengalaman, dan dia ditemui ada yang sudah tua, sakit, hingga menjalani kematian. Namun setelah enam tahun berjuang baru dirinya menemukan jawaban. Untuk itu makna bisa dipetik dari perjalanannya adalah kesabaran. Mari kita memperkokoh bangsa ini dengan saling mengasihani,” ujar dia.

Momen buka puasa ini dihadiri umat Budha serta warga disekitar vihara termasuk pemuka agama dari Islam, Hindu, dan Kristen termasuk pihak kepolisian dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Irwan Anwar yang turut memberikan sambutan menyampaikan bahwa terkait pesta Pilkada serentak yang sedang berlangsung di Kota Makassar, dirinya berharap semua pihak ikut andil menjaga kedamaian agar pesta demokrasi berjalan tertib dengan aman dan damai.

Sementara ini kita sedang dalam proses pilkada. Mari semua menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing. Kami berterima kasih atas sumbangsih yang diberikan selama ini menjaga Kota Makassar. Kerja sama mewujudkan keamanan ketertiban adalah tanggungjawab kita samua agar berjalan kondusif,” tambahnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel, Asmanto Baso Lewa pada kesempatan itu menambahkan, melalui perayaan Waisak dirangkaikan dengan buka puasa bersama adalah salah satu bentuk tolerasi umat beragama yang berjalan baik.

“Saya ucapkan banyak terima kasih, sebab acara ini sebagai bentuk penguatan kita saling menghargai satu sama lain dan bekerja sama menjaga kedamaian dan toleransi sesama umat beragama. Inilah salah satu contoh menguatkan kita untuk bersama-sama menciptakan kedamaian di Sulsel,” ujar Asmanto.

Sumber: antaranews.com

Komentar Anda

komentar