Konser dan semua yang ada di dalam acara ini merupakan bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas semua nikmatnya dan anugerahnya tanah nirmala. Damai makmur dan sentosa di setiap masa. Mari kita jaga bersama Love, Hope, dan Spirit for Peace,” kata Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono kepada usai kegiatan.

AKBP Raydan tidak dapat menyembunyikan kegembiaraannya saat melihat bagaimana acara ini berhasil mengumpulkan berbagai tokoh lintas suku, agama dan budaya yang ada di wilayahnya. Mereka bersama-sama ratusan warga mengikrarkan perdamaian dalam konser amal Sound Of Nature bertemakan “Harmony In Diversity” di area Golf The Taman Dayu, Sabtu malam (4/8).

Dalam acara konser ini, para tokoh membacakan ikrar perdamaian yang merupakan komitmen bersama untuk menjaga perdamaian dan kerukunan yang ada. Ikrar dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono dan Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf. Muliadi. Selanjutnya, tokoh agama, dan semua yang hadir dalam kegiatan ini ikut mengikrarkan perdamaian.

Poin pertama dari ikrar perdamaian ini meliputi wajib menjaga keharmonisan dan perdamaian dunia dengan menjunjung tinggi sikap toleransi antar umat beragama, antar budaya, antar bangsa serta menghargai hak asasi manusia.

Sementara poin kedua menegaskan bahwa semua elemen akan ikut berpartisipasi mencegah dan berupaya menghentikan segala bentuk tindakan diskriminasi, peperangan, terorisme dan peperangan. Dan yang terakhir bersama-sama menumbuhkan harapan agar menjadikan bumi ini sebagai rumah bersama yang damai, penuh toleransi, aman, dan nyaman, bagi semua umat manusia.

Setelah membacakan tiga poin ikrar tersebut, semuanya ikut melepaskan burung merpati putih, yang merupakan simbol perdamaian. Merpati menjadi doa dan harapan semua yang hadir dalam acara ini agar bebas, merdeka, bersatu meski dalam perbedaan.

Wilayah kabupaten dan kota Pasuruan sendiri sejak awal adalah wilayah yang kaya akan keberagaman, baik agama etnis maupun budaya. Sejak era Airlangga (sekitar 1.000 tahun lalu) daerah ini merupakan pelabuhan yang sangat ramai. Letak geografisnya yang strategis menjadikan Pasuruan sebagai pelabuhan transit dan pasar perdagangan antar pulau serta antar negara. Banyak bangsawan dan saudagar yang menetap di Pasuruan untuk melakukan perdagangan. Hal ini membuat kemajemukan bangsa dan suku bangsa di Pasuruan terjalin dengan baik dan damai.

Kekuatan keragaman yang sudah sedemikian mengakar ini tentu perlu terus ditumbuh-kembangkan lewat berbagai kesempatan.

Sumber: tribunnews.com dan surya.co.id

Komentar Anda

komentar