Mudah-mudahan kerukunan umat bergama bisa kita jaga dan saya pastikan tidak ada masalah dengan perbedaan,” demikian ungkap Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menghadiri upacara Ritual Tawur Labuh Gentu yang diselenggarakan di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu lalu (13/7).

Indah menambahkan upacara ritual Tawur Labuh Gentu yang digelar umat Hindu merupakan upaya menjaga tradisi melestarikan warisan leluhur dan sekaligus menjaga kerukunan umat beragama di wilayah ini. Kerukunan antarumat beragama tersebut tercermin dari kehidupan umat Hindu di Lumajang yang hidup berdampingan dengan umat beragama lain di sekitarnya.”Pemerintah Kabupaten Lumajang memiliki kewajiban menjaga kerukunan umat beragama, sehingga Bupati dan Wabup Lumajang akan menjamin adanya perbedaan tidak akan menjadi masalah,” lanjut Indah.

Indah juga mengucapkan terima kasih kepada umat Hindu yang telah berupaya melestarikan alam melalui Ritual Tawur Labuh Gentuh yang merupakan rangkaian Upacara Piodalan umat Hindu yang digelar lima tahun sekali dengan tujuan membangun kesejahteraan dan kerukunan antara manusia dengan alam semesta.

Harmonisasi itu adalah modal dasar untuk melaksanakan pembangunan, sehingga menjadi kewajiban pemerintah untuk menjaga hal tersebut,” katanya.

Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara, Tjokorda Kertayasa, menjelaskan makna Tawur Labuh Gentuh sebagai salah satu dari banyak ritual persembahan syukur dalam tradisi Hindu-Dharma. Ini merupakan bagian dari upacara piodalan umat Hindu lima tahun sekali. Tujuan untuk membangun kesejahteraan dan kerukunan alam semesta.

Kegiatan itu merupakan upacara untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar semua umat diberikan kekuatan lahir batin dan kerukunan bagi umat sedarma, bagi seluruh masyarakat, serta alam semesta,” katanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Lumajang yang telah memberikan perhatian kepada persatuan dan kerukunan umat beragama.

Sumber: antaranews, inews

Komentar Anda

komentar