Sebagai negara yang memiliki kekayaan suku dan budaya, Indonesia terkenal dengan keragamannya.

Hal tersebut harus dihormati oleh semua orang yang ada di dalamnya, baik dalam persamaan maupun perbedaannya.

Setiap suku bangsa memiliki budaya yang khas, yang memberikan jati diri terhadap suku bangsa Indonesia lain.

Dalam buku Kebudayaan dan Lingkungan Dalam Perspektif Antropologi (2000) oleh Hari Poerwanto, keanekaragaman masyarakat manusia, disamping karena sejarah mereka masing-masing, tetapi juga pengaruh alam dan struktur internalnya.

Oleh karenanya suatu unsur atau adat dalam masyarakat bukan dari kebudayaan lain, melainkan dari sistem nilai yang ada dalam kebudayaan itu sendiri.

Sikap terhadap keberagaman suku bangsa di Indonesia dapat dilakukan sebagai berikut:

  • Menghargai perbedaan, salah satunya menggunakan bahasa Indonesia dengan teman yang memiliki bahasa daerah yang berbeda dengan kita.
  • Ikut gotong royong bersama teman baik di sekolah atau di rumah, tanpa memandang suku atau budaya mereka.
  • Menjaga sikap toleransi dan menghormati perbedaan satu sama lain.
  • Menyelesaikan masalah dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat.

Membangun sikap toleransi keberagaman
Dilansir dari situs resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia, toleransi adalah sikap tentang keterbukaan dan penghormatan terhadap perbedaan yang ada di lingkungan dan masyarakat.

Berikut beberapa cara membangun sikap toleransi keberagaman, khususnya pada anak:

  • Memberi contoh yang baik

Orangtua merupakan role model terbaik bagi anak, sebab orangtua yang lebih sering dijumpai anak. Segingga orangtua bisa mempraktikan sikap toleransi tersebut di depan anak. Anak akan belajar untuk mengamati interaksi yang dilakukan oleh orantuanya.

  • Biarkan anak dekat dengan keberagaman

Salah satu cara terbaik untuk membantu anak mengajarkan toleransi adalah dengan mengalaminya sendiri. Pengalaman bisa didapat dengan mengajarkan anak menghargai dan menghormati orang lain.

  • Berikan pengetahuan mengenai keberagaman dan Bhineka Tunggal Ika, serta sejarah Indonesia
Baca juga:  Mengenal Hantu Baru Bernama Anarko-Sindikalisme

Memberikan pengertian bahwa kita hidup dilingkungan yang beragam. Berikan pengertian bahwa ketika ada yang berbeda tidak perlu menjelekkan.

Dengan memperkenalkan semboyan Bhineka Tunggal Ika, memberika pemahaman bahwa perbedaan dapat membuta Indonesia menjadi negara yang kokoh dan kuat.

  • Mengajari anak untuk berbagi dan mengasihi

Tanamkan rasa tolong menolong sejak dini. Beri pemahaman bahwa sikap tersebut adalah sikap terpuji yang harus dilakukan pada siapa saja dan di mana saja.

Ketika menolong, kita tidak boleh melihat latar belakangnya, melainkan apa yang dibutuhkan orang tersebut untuk ditolong. Baca berikutnya

Sumber: Kompas.com

Bagikan

Komentar Anda

komentar