Sore itu terbilang cukup ramai. Setidaknya 50-an orang berdatangan menuju ruangan lantai 2 GKI Guntur. Tampilan mereka beragam. Ada yang mengenakan kopiah, berbaju batik, para perempuan yang berkerudung, serta anak-anak muda dengan gaya kasual. Mereka semua tengah menghadiri perayaan ulang tahun Forum Lintas Agama Deklarasi Sancang (FLADS) pada Jumat sore hingga malam (10/11).

Ada sejumlah perwakilan dari lembaga keagamaan yang hadir. Kegiatan ini juga dihadiri oleh komunitas lintas agama sejenis, seperti JAKATARUB (Jaringan Kerja Antar Umat Beragama), dan GRADASI (Gerakan Pemuda untuk Inklusi) Cimahi. Selain itu kaum muda dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan mahasiswa-mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Acara dibuka langsung oleh Ketua FLADS, Kiagus Zaenal Mubarok. Menurutnya, momen kali ini tak hanya sebagai perayaan ulang tahun, namun juga sebagai ajang silahturahmi dan berbagi kesan. Dalam acara dibuka kesempatan kepada tamu undangan yang hadir untuk memberikan testimonya serta memberikan tanggapan kepada FLADS selama perjalanan yang telah menginjak satu dasawarsa.

Bertepatan dengan peringatan hari pahlawan, FLADS merayakan perjalanan kehadirannya yang ke-10 di Bandung. Momen 10 November 2007, merupakan upaya rintisan yang cukup lama. Dimulai dari tindakan apresiatif dari rekan-rekan muda Nahdlatul Ulama yang menyampaikan ucapan selamat Natal dan memberikan bunga sebagai lambang persahabatan ke Katedral St. Petrus Bandung dan GKI Maulana Yusuf pada Natal tahun 2006. Pertemuan itu kemudian mendorong berdirinya forum yang mempertemukan pemimpin agama dari berbagai latar belakang religius ini.

Sepanjang sepuluh tahun perjalanannya, FLADS telah bekerja sama dengan banyak lembaga dan kelompok masyarakat guna mewujudkan ruang bersama antar umat beragama. Hal itu pun tergambar dalam tiap testimoni yang disampaikan baik oleh yang telah lama terlibat, maupun kaum muda yang baru terlibat.

Ujun Junaedi, salah seorang pengerja di GKI Guntur mengungkapkan bahwa momen seperti ini sangatlah positif, “Kita sebagai umat beragama bisa merayakan, pertama merayakan ulang tahun 10 tahun FLADS (Forum Lintas gama Deklarasi Sancang), tapi kedua yang lebih dari itu kita merayakan persaudaraan,” komentar Ujun, yang juga diamini oleh tiap peserta lain. **arms

Komentar Anda

komentar