Tanpa mempermasalahkan agama, umat Muslim di Inggris menunjukkan sikap toleransinya. Dengan tulus mereka bagikan makanan untuk umat Kristiani saat Natal.

Di dunia ini ada banyak agama yang berbeda-beda, karenanya sikap toleransi perlu dijunjung tinggi. Ada banyak cara untuk menunjukkan sikap toleransi antar umat beragama. Sikap empati dan penuh cinta bisa diwujudkan dalam banyak hal.

Seperti umat Muslim di Inggris yang membagikan makanan kepada umat Kristiani yang tidak mampu saat perayaan natal. Tanpa menghiraukan kesibukan restoran mereka melayani sesama.

Mulai dari restoran Muslim, organisasi pemuda Muslim hingga masjid pun membuka pintu lebar-lebar untuk beramal. Berikut ini 5 kisah umat Muslim yang bertoleransi dengan memberikan makanan gratis kepada umat Kristiani saat Hari Natal.

1. Restoran Muslim

Sebuah restoran Muslim yang bertempat di London ini sempat ramai diperbincangkan oleh netizen karena sikap toleransi yang ditunjukkan untuk umat Kristiani. Restoran tersebut dikenal dengan nama Shish Restaurant. Pada (6/12/2016) melalui situs facebook resmi milik restoran, mereka mengumumkan bahwa mereka akan memberikan makanan gratis.

Dalam unggahannya, restoran Muslim itu mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan pengumuman tentang makanan gratis yang ditempat menggunakan secarik kertas di jendela restoran. Makanan gratis tersebut ditujukan untuk tunawisma dan para lansia yang merayakan natal.

“Tidak seorang pun makan sendirian di Hari Natal. Kami ada di sini untuk duduk bersama dengan Anda,” tulis unggahannya.

Makanan gratis yang diberikan oleh tunawisma dan lansia tersebut lengkap mulai dari makanan pembuka, makanan utama hingga makanan penutup. Setelah unggahan tersebut, restoran ini menjadi viral. Banyak dari netizen yang kagum dengan sikap toleransi antar umat beragama di London.

Baca juga  Cerita Lebaran Orang Indonesia di Norwegia, Bisa Halalbihalal dengan Tetap Ikuti Aturan Pemerintah

2. Keluarga Muslim

Tak hanya Shish Restaurant saja yang menunjukkan sikap toleransi kepada umat beragama. Keluarga Muslim yang bertempat tinggal di Kota Birmingham, Inggris ini juga menunjukkan hal serupa. Mereka membagikan daging kalkun panggang untuk para gelandangan saat perayaan natal.

Kebetulan keluarga Muslim tersebut juga memiliki restoran bernama Classic Fish Bar dan Rumah Kebab. Dilansir dari laman Independent, keluarga tersebut ada Omed Faqiri, Hamid dan Asef. Kakak beradik tersebut selalu berbuat amal dengan memberikan makanan gratis kepada gelandangan setiap tahun di hari natal.

Itu dilakukan untuk membantu mereka yang tidak punya rumah. Menurut mereka banyak orang yang tidur di jalanan, dengan kondisi yang tak memungkinkan. Karenanya mereka ingin membantu meringankan dengan memberi makanan gratis kepada mereka yang tidak bisa merayakan natal seperti kebanyakan orang.

3. Masjid di Inggris

Hal yang sama juga dilakukan oleh sebuah Masjid di Inggris. Masjid tersebut dikenal dengan nama Masjid Abdullah Quilliam. Pada saat perayaan natal kemarin, masjid tersebut menunjukkan sikap toleransinya dengan membagikan makanan gratis kepada tunawisma, lansia dan orang kesepian untuk menyemarakkan natal mereka.

Menurut facebook resminya, Masjid Abdullah Quilliam mengatakan bahwa mereka membuka pintu lebar-lebar untuk orang-orang di Liverpool untuk mendapatkan makanan siang pada Hari Natal. Ternyata berbagi makanan untuk perayaan natal ini sudah menjadi tradisi yang dilakukan oleh Masjid Abdullah Quilliam.

Pihak masjid juga mengatakan bahwa kebiasaan ini sudah dilakukan selama 130 tahun yang lalu yang diawali oleh pendiri masjid bernama Sheikh Abdullah Quilliam. Masjid tersebut merupakan masjid pertama yang didirikan di Inggris. Acara makan siang bersama dalam rangka perayaan natal itu dilakukan mulai dari pukul 13.00 sampai dengan pukul 16.00.

Baca juga  Dubes Amerika di Masjid Cheng Hoo

4. Organisasi Pemuda Muslim

Sikap toleransi yang dilakukan oleh pemuda Muslim di Inggris ini patut diacungi jempol. Tanpa membeda-bedakan agama, mereka ikhlas membantu para tunawisma yang merayakan natal dalam kondisi tak memungkinkan. Dilansir dari Al Jazeera (25/12) pemuda Muslim itu tergabung dalam sebuah organisasi bernama Ahmadiyya Muslim Youth Association (AMYA).

Adeel Shah, salah satu anggota organisasi menjelaskan bahwa mereka akan membagikan makanan gratis kepada tunawisma dalam jumlah sekitar 10.000. Pembagian makanan gratis itu dilakukan mulai dari perayaan natal dan akan terus dilakukan sampai tahun baru mendatang.

Tak hanya itu sikap toleransi itu, organisasi pemuda Muslim itu juga akan membersihkan sisa sampai setelah puncak perayaan tahun baru. Hal itu dilakukan demi menjaga kebersihan lingkungan. Dalam organisasi tersebut, mereka juga saling berdiskusi agar bisa mengurangi gelandangan yang ada di Inggris.

5. Seorang Muslim

Seorang Muslim di Inggris dengan rendah hati mengundang para tunawisma untuk mengunjungi restorannya pada Hari Natal. Di sana ia akan membagikan makanan secara gratis sekaligus menemani para tunawisma yang merasa kesepian saat merayakan natal. Ia adalah Usman, seorang Muslim sekaligus pemilik restoran The Grill yang berada di Inggris.

“Saya Muslim, saya tidak merayakan natal, tapi setiap natal aku selalu membantu saudara-saudara saya untuk merayakan natal dengan memberikan makanan gratis,” ucapnya.

Tak hanya memberikan makanan gratis, Usman juga menunjukkan sikap toleransinya dengan memberikan bantuan lain. Seperti pakaian dan menawarkan layanan potong rambut untuk orang yang tidak mampu di hari rayanya.

Menurut Usman, membantu kepada sesama manusia tidak perlu dilihat dari apa agamanya. Yang terpenting adalah ketulusan dari hati. Dengan sikap toleransi seperti ini, maka akan menciptakan kedamaian yang abadi.

Baca juga  Bersatu Lawan Corona! Semprot Disinfektan di Musholla, Gereja, dan Wihara

 

Sumber : detik.com

Bagikan

Komentar Anda

komentar