Beauty vlogger adalah profesi yang belakangan semakin populer. Berbeda dengan vlogger perjalanan, tutorial elektronik atau keseharian, beauty vlogger memang lebih fokus pada permasalahan seputar make-up. Video mereka banyak ditonton kaum hawa yang ingin tutorial maupun review atas produk kosmetika. Tak jarang pura para pria sesekali menonton, mengingat tampilan mereka yang luwes dan komunikatif.

Di dunia internasional orang mengenal nama-nama seperti Kimberly Clarke, Sthepanie Nicole atau Alissa Ashley. Dengan cirinya masing-masing mereka adalah vlogger yang ditonton jutaan pemirsa, terutama lewat situs pengunggah video youtube.

Belakangan buat viewer Indonesia ada satu vlogger yang cukup concern membahas perihal make-up. Dia adalah Rachel Goddard. Uniknya meski semua videonya ditujukan bagi pemirsa Indonesia, Rachel sendiri lebih sering berada di Kazakhstan. Tinggal di negara bekas pecahan Uni Soviet itu, karena ikut suami yang sedang dinas, Rachel memang lebih banyak menghabiskan waktu untuk menjadi vlogger.

Dulunya sih banyak ulas soal kosmetik dan tutorial make up di salah satu majalah fashion. Tapi sekarang jadi enakan ngomong, terasa lebih dekat aja,” kata Rachel dalam satu wawancara.

Video ulasan dan tip Rachel amat disukai karena gayanya yang kocak dan tidak jaim. Selain ulasan make-up Rachel juga sesekali mengunggah video ringan dan meme-meme lucu di akun instagramnya. Meme kocak seperti “pacaran itu sama make-up artist, orang lain aja dipercantik apalagi hubungan kita” atau video ringannya yang mengajak orang Kazakh mencoba makanan Indonesia, sangat sering menuai like dan membuat orang jadi menggemari akun Rachel. Tercatat kini chanel youtube-nya telah disubscribe oleh hampir 400.000 orang dan video-nya sering sekali ditonton ratusan ribu orang.

Baca juga  Barongsai Membingkis Persaudaraan Lintas Iman

Sadar akan pengaruh idenya sebagai youtuber dan selebgram, Rachel juga peduli akan toleransi dan keberagaman Indonesia. Walau saat ini atmosfer intoleran seperti merebak di mana-mana, Rachel dan keluarganya tidak menghirup atmosfer yang sama. Ia mengungkapkan, tradisi keluarganya yang Kristiani untuk berkunjung ke kerabat Muslim, dan sebaliknya saat hari-hari peringatan tertentu seperti Natal dan Imlek, masih berlangsung hingga sekarang.

Malah, Ramadan tahun ini, jadwalnya sudah dipenuhi dengan undangan buka puasa bersama mulai dari teman SD hingga teman kantor. Sehingga aroma perpecahan karena agama tak pernah ia rasakan di lingkaran kehidupannya.

Saat mengunggah video bertajuk 5 TIPS CANTIK SAAT PUASA! Rachel mengaku sebelumnya telah beberapa kali mencoba berpuasa. Ia kagum dengan ibadah puasa yang dilakukan oleh umat Islam. Ia pernah mencoba berpuasa dan merasakan beratnya ibadah tersebut.

Aku coba untuk puasa, cuma dapat sehari. Wah puasa itu berat banget! Apalagi buat aku yang doyan makan,” ungkap Rachel. “Padahal aku melihat teman-teman yang puasa kayak biasa banget, tapi aku susah ganti mood dari negatif ke positif. Biasanya ganti lipstik udah bisa bikin mood bagus tapi ini nggak.

Pengalaman ikut merasakan puasa seharian penuh membuat anak sulung dari empat bersaudara ini lebih toleran dan berempati. Ia berharap perasaan sepenanggungan seperti itu bisa semakin memperkuat persaudaraan antar umat beragama.

Sumber berita dan foto: tirto.id

Bagikan

Komentar Anda

komentar