Sebetulnya saya sudah lama ingin ke Tana Toraja ini, tetapi baru terlaksana hari ini, saya senang bisa berhadapan langsung dengan seluruh masyarakat di Tana Toraja,” ucap presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya.

Hari itu Minggu (23/12), presiden Jokowi turut menghadiri acara bertajuk Lovely December dan Perayaan Natal Oikumene bersama masyarakat Toraja di Plaza Kolam Makale. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat Tana Toraja, Sulawesi Selatan, untuk terus menjaga dan merawat kerukunan, persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.

Saya ingin mengajak kita bersama-sama untuk bekerja mewujudkan toleransi, toleransi dapat terwujud apabila kita hidup dengan kasih, dengan sukaccita, dengan damai, dan sejahtera,” ujar Jokowi yang pada kesempatan itu mengenakan pakaian adat Tana Toraja berwarna putih bermotif garis lengkap dengan penutup kepalanya.

Sebelum menyampaikan pidatonya, Jokowi disambut sekitar 500 orang yang terdiri dari mahasiswa dan siswa sekolah se-Tanah Toraja. Mereka memperagakan tarian kolosal bertema budaya Toraja.

Dalam pidato sambutannya, Jokowi, mengingatkan kekayaan budaya dan sosial Indonesua yang memiliki 260 juta jiwa warga yang tinggal di 17 ribu pulau dan 34 provinsi, dengan berbagai agama maupun budaya. Karenanya ia menyebut bahwa toleransi sudah merupakan sikap yang terus ada.

Kita adalah saudara sebangsa dan setanah air, dan aset terbesar bangsa ini adalah persatuan. Saya mengajak terus kepada kita semua untuk menjaga dan merawat kerukunan persaudaraan dan perasatuan kita,” papar Jokowi.

Dalam kesempatan itu tak lupa presiden juga mengucapkan selamat Natal serta melayani foto bersama warga. “Sekali lagi, selamat hari Natal 2018, sekaligus saya mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru 2019, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberkati setiap langkah kita semuanya,” tutupnya.

Sumber: tribunews.com

Komentar Anda

komentar