Ada sekitar 70-an calon legislatif yang beragama Kristiani dari berbagai daerah pemilihan dan jenjang legislatif di Jawa Barat. Mereka ada di sejumlah partai yang mengusung ideologi serta tokoh yang berbeda-beda. Bagaimana mereka bisa menerapkan keyakinan Kristianinya di tengah kontestasi politik jelang pemilu 17 April 2019 serta harapan untuk turut membangun bangsa yang majemuk ini?

Hal itulah yang menjadi perhatian khusus Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Wilayah Jawa Barat (PGIW Jabar) saat menggelar Talkshow dan Doa Bersama Caleg Warga Gereja pada Minggu (7/4) di Aula Agape Rumah Sakit Immanuel Bandung. Kesempatan ini diharapkan menjadi momen silaturahmi sekaligus menyampaikan harapan gereja pada warganya yang akan berkiprah sebagai legislator.

Pdt. Paulus Wijono mewakili majelis pekerja harian PGIW Jabar menegaskan bahwa gereja meski tidak boleh terlibat dalam politik praktis, namun memiliki panggilan spiritual untuk mendoakan serta memberi pandangan kristiani bagi warganya.

Acara ini juga didahului talkshow bertema Pemilu Damai Demokrasi Bermartabat, yang menghadirkan AKBP Natasha Simanungkalit (Kasubdit Kerma Ditbimas Polda Jabar), Eliazar Barus, M.Si (Kepala Sekretariat Bawaslu Jawa Barat), Dr. Hapnes Toba (dekan Fakultas IT UK. Maranatha) dan Pdt. Dr. Albertus Patty (Ketua MPH PGI), serta dimoderatori oleh Pdt. Hariman Pattianakotta (pendeta kampus UK. Maranatha).

Dalam talkshow para pemateri menyiratkan pentingnya gereja turut berperan dalam mengedukasi warganya dalam berkiprah di dunia politik. Bahasan terkait maraknya hoax, peningkatan kualitas pemilu serta peran gereja dalam politik demi kemaslahatan seluruh elemen bangsa menjadi catatan penting dalam diskusi.

Pdt. Albertus Patty menyatakan dengan tegas bahwa pemaknaan Kristiani tentang anak terang bukanlah diartikan sebagai orang yang beragama Kristen, namun mereka yang berpikir dan berjuang bagi kepentingan bersama.

Bapak-Ibu jika terpilih nanti mesti siap menjadi anak terang dalam pengertian berjuang demi kepentingan seluruh elemen bangsa, seperti diteladankan oleh para founding fathers kita,” ajak Pdt. Patty. **arms

Komentar Anda

komentar