Ada penampilan 2.200 peserta yang mengenakan kostum berbagai tema dan atraksi. Momen itu digelar untuk menyambut Natal di Kota Salatiga. Kemeriahan Natal bertajuk Christmas Parade itu berlangsung pada Sabtu (22/12) di Salatiga.

Parade ini terdiri 31 kontingen yang merupakan wakil dari sekolah kristen dan gereja di Kota Salatiga. Mereka ada yang mengenakan kostum Santa Claus, kupu-kupu, pakaian adat berbagai daerah, juga kado natal berwarna merah hijau. Ada pula yang menari mengikuti irama drum band yang dimainkan kontingen lain. Mereka berjalan melintasi beberapa ruas jalan protokol di Kota Salatiga.

Saya sangat senang bisa terlibat dan menjadi bagian dari parade ini. Acara ini menunjukkan, toleransi antarumat beragama di Kota Salatiga memang besar,” kata seorang peserta, Yanto, yang merupakan anggota jemaat Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Tamansari, Salatiga. Dalam acara karnaval ini, Yanto dan puluhan orang rekan segerejanya tampil mengenakan kostum bertema Natal dan ada pula yang memakai baju adat dari berbagai daerah.

Sementara itu, Kepala Yayasan SMP Kristen 2 Salatiga, Dewi Kurniawati, membawa 100 siswa ambil bagian dalam parade itu. Mereka menampilkan liong, marching band, dilengkapi penari. Menurut Dewi, Christmas Parade 2018 ini sangat baik untuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Terlebih, Kota Salatiga merupakan Kota Toleran yang harus dijaga kedamaiannya.

Saya berharap, Indonesia juga semakin rukun, toleransi semakin kuat, sehingga bisa hidup berdampingan secara damai,” harapnya.

Ketua Umum Badan Kerjasama Gereja (BKSG) Salatiga, Purwanto, mengatakan, pelaksanaan Christmas Parade 2018 makin meneguhkan Kota Salatiga sebagai kota yang toleran. “Jadi, tak sekadar slogan. Kami pun belajar rukun dari dalam gereja yang memiliki jemaat dari berbagai warna. Harapannya, jika sudah rukun di gereja juga bisa rukun dengan umat lain dan pemerintah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, sangat mengapresiasi parade yang digelar BKSG itu. “Mari kita sambut Natal dan Tahun Baru dengan semangat baru guna membangun Kota Salatiga bersama-sama,” ucapnya.

Sumber: tribunews.com

Komentar Anda

komentar