Kita pilih Komplek Dian Permai juga karena penduduknya ragam suku seperti dari Sunda, Jawa, warga dari Sumatera, dan etnis Tionghoa. Namun, dari keberagaman mereka semua bisa berbaur,” kata Jon Heri Minggu (21/10). Lurah Babakan, kecamatan Babakan Ciparay, Bandung itu mengomentari soal dideklarasikannya Komplek Dian Permai, RW 12  di kelurahannya sebagai Kampung Toleransi.

Ini merupakan ketiga kalinya Kampung Toleransi dinobatkan di Kota Bandung, setelah sebelumnya Jamika dan Paledang mendapatkan hal serupa.  Hal ini menjadi prestasi bagi Kecamatan Babakan Ciparay. Meski tidak selalu terdengar gaungnya seperti kampung lain, warga Komplek Dian Permai yang berada di wilayah ini menunjukkan persaudaraan erat satu sama lain.

Jon Heri menyebutkan kampung tersebut dihuni oleh 300 kepala keluarga. Rinciannya, penduduk muslim ada sebanyak 30%, kemudian 70%-nya diisi oleh warga berkeyakinan Hindu, Buddha, Khonghucu, Protestan dan Katolik. Tingginya toleransi terlihat dari berbaurnya masyarakat dan gotong royong antarumat beragama. Misalnya, ketika perayaan Iduladha, panitia penjagaan diisi oleh warga non-Muslim.

Pengurus RT kami bermacam-macam latarnya, tidak didominasi golongan agama tertentu. PKK-nya juga semua ikut terlibat bukan etnis tertentu. Bahkan mereka kegiatan bersifat keagamaan seperti Natal panitianya dari saudara muslim. Kalau ada kegiatan misalkan halalbihalal, saudara-saudara yang beragama lain juga dilibatkan,” jelasnya.

Jon menuturkan, Pemkot Bandung memiliki harapan supaya setiap kecamatan memiliki Kampung Toleransi. Berdasarkan laporan yang diterima dari Kecamatan Babakan Ciparay, Komplek Dian Permai, Kelurahan Babakan dinilai baik untuk dijadikan Kampung Toleransi.

“Biasanya suka ada acara tiap malam Minggu, kumpul di kantor RW, Posyandu, ngobrol semua berbaur. Setiap acara keagamaan juga suka pada kumpul,” ujar Jon.

RW 12 Komplek Dian Permai sudah dilirik sejak 2016. Kemudian Pemkot Bandung baru saja menandatangani prasasti sebagai bentuk penghargaan Kampung Toleransi pada 18 Oktober 2018.  Jon berharap ke depan Kampung Toleransi Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay ini dapat dipertahankan supaya menjadi contoh model kampung-kampung lainnya.

Masyarakat pun menyambut antusias deklarasi Kampung Toleransi ini. Itu terlihat saat penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, lebih dari 500 orang hadir dan berasal dari beragam latar budaya dan agama.

Sumber: ayobandung.com

Komentar Anda

komentar