Mari jaga NKRI melalui kerukunan antar umat beragama sekaligus wujud dari menjaga ukhuwah wathaniah dan basyariah. IPNU-IPPNU sebagai generasi muda NU harus ikut andil di dalamnya,” ungkap Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pesawaran, Lampung, Ahmad Nur Fuadi.

Ucapan pria yang akrab disapa Fuad itu disambut tepuk-tangan ratusan orang yang menghadiri acara Doa Bersama Lintas Agama di Lapangan Pemerintahan Kabupaten Pesawaran, pada Selasa (31/7) malam. Dalam sambutannya itu Fuad berkali-kali mengajak agar seluruh elemen bangsa senantiasa menjaga kerukunan antar umat beragama dan juga antar sesama pemeluk agama. Apalagi para generasi muda sebagai penerus peradaban, harus terus belajar dan menjadi pioner dalam kerukunan ini.

Tak lupa pula Fuad mengapresiasi acara yang melibatkan masyarakat lintas iman di Lampung itu. Ia menilai doa bersama yang dilakukan Pemerintah Daerah dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Kabupaten Pesawaran Ke-11 tersebut mampu menciptakan kerukunan umat beragama menuju Kabupaten Pesawaran yang damai, maju, religius dan sejahtera.

Pernyataan senada diungkapkan Bupati Pesawaran Dendi Romadhona, saat memberikan sambutan selaku pimpinan daerah. Ia berharap doa lintas agama yang diikuti oleh umat dan para pemimpin agama yang ada di Kabupaten Pesawaran, mampu mewujudkan Pesawaran yang agamis sehingga keberkahan akan dapat dirasakan oleh seluruh warga kabupaten tersebut.

Doa bersama lintas agama ini kita lakukan agar Pesawaran terus maju, berjiwa religius dan sejahtera,” ujar Dendi pada acara tersebut sembari mengungkapkan syukurnya atas hal-hal baik yang telah dicatatkan kabupatennya.

Dendi juga berharap agar masyarakat mampu hidup berdampingan meskipun berbeda agama, dan bersama-sama membangun Kabupaten Pesawaran. Oleh karenanya, segala harapan disampaikan melalui doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh setiap pemuka agama masing-masing.

Kerukunan umat beragama memang telah menjadi ciri yang ditonjolkan oleh Kabupaten yang dulunya tergabung dalam wilayah Lampung Selatan ini. Acara doa bersama, seperti yang dilakukan saat ini, sudah menjadi kebiasaan baik yang dikerjakan di sejumlah kegiatan dan perayaan.

Sumber: nu.or.id

Komentar Anda

komentar