Ada tiga penipu berdiri di depan rumah orang kaya yang dikenal sangat dermawan. Penipu pertama masuk duluan. Tak berapa lama, dia keluar sambil menggenggam uang yang banyak.

Wow, kamu kok bisa dapat uang? Apa yang kamu lakukan di dalam?” Tanya penipu kedua.

Aku tadi mengaku sebagai anak ulama. Bapakku kyai dan ibuku ustadzah,” jelas penipu pertama. “Lalu aku diberinya uang sebanyak ini.

Aku juga mau ah,” kata penipu kedua. Dia bergegas masuk ke dalam rumah dermawan. Ternyata dia juga sukses. Dia keluar sambil kipas-kipas uang

Apa yang kamu lakukan di dalam?” Tanya penipu ketiga.

Aku tadi mengaku sebagai anak hamba Tuhan. Bapakku pendeta dan ibuku penginjil,” jelas penipu kedua.

Aku juga mau ah,” kata penipu ketiga. Dia bergegas masuk ke dalam rumah dermawan. Tak berapa lama, dia keluar dengan wajah lesu.

Kamu diberi apa oleh dermawan itu?” Tanya penipu pertama.

Zonk. Gak dapat apa-apa. Aku malah diusir.” Jawab penipu ketiga dengan muram.

Emangnya apa yang kamu lakukan di dalam?” Tanya penipu rekannya.

Penipu ketiga menjawab: “Sama seperti kalian. Aku mengaku-ngaku sebagai anak rohaniwan. Bapakku pastur dan ibuku suster.

Sumber: Purnawan Kristanto (Penulis Humor Ceria)

Komentar Anda

komentar