Dalam satu kuliah subuh, seorang ustad menggambarkan keindahan surga sebagaimana digambarkan di kitab suci. Dalam tafsiran ustad tersebut, kenikmatan surga itu melampaui semua kenikmatan yang ada di dunia.

Usai ceramah, seorang remaja bertanya pada ustad.

“Pak Ustad, maaf saya bertanya, di surga ada rokok, tidak? Bagi saya hidup tanpa rokok itu ya kurang nikmat.”

Sang ustad tersenyum karena menyadari remaja yang satu ini masih baru belajar merokok. Lantas ia berkata, “Ya, di surga ada rokok.”

“Wah, asyik, berarti enak di surga,” ujar si remaja kesenangan.
“Tapi…” Ustad masih menahan bicaranya.
“Kenapa, Pak Ustad?”
“Sayang di surga tidak ada api, jadi kalo mau nyalain rokok, ya jalan dikit… ke NERAKA.”

Sumber: ketawa.com

Bagikan

Komentar Anda

komentar

Baca juga  [Humor] Teologi vs Astronomi