Saat berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan, Nita lupa meninggalkan kunci mobilnya di dalam mobil. Ia baru sadar saat dia sudah selesai berbelanja, dan akan masuk ke dalam mobilnya yang sedang diparkir. Ia melirik ke mobil sejenak dan sadar kuncinya memang disitu.

Saat melihat kunci mobilnya di dalam, ia langsung mengekspresikan rasa syukur: “Syukur, kuncinya di dalam tidak hilang.

Tapi Nita pun segera sadar ia tidak bisa masuk ke dalam mobil. Kalau ia sembarangan membuka, bisa dikira sedang berupaya melakukan pencurian. Nita mulai berdoa agar bisa dapat pertolongan.

Tak lama kemudian, seorang lelaki melihatnya. Nita segera bersyukur lagi:”Syukur, ada yang bisa bantu.” Ia pun memohon agar lelaki itu membantunya. Lelaki itu mulanya sungkan, namun akhirnya membantu. Dengan sedikit trik menggunakan kawat, tuas kunci mobil akhirnya bisa terangkat.

Di depan lelaki itu, Nita mengekspresikan syukurnya lagi: “Syukur, Tuhan mengabulkan doa saya. Ia mengirimkan orang baik seperti Bapak.

Lelaki itu tersenyum sambil menggeleng. “Tidak begitu, Bu. Saya justru bukan orang baik-baik. Saya ini baru keluar dari penjara. Dulu saya ini seorang pencuri kendaraan bermotor,” kata lelaki itu sambil berlalu.

Spontan, Nita langsung membalas: “Wah saya bersyukur sekali. Tuhan menjawab doa saya dengan mengirimkan tenaga bantuan profesional.

Komentar Anda

komentar