Suatu waktu di April tahun 2013, Susilo Nugroho bersama rekan-rekannya di Teater Gandrik pernah mementaskan lakon teater Gundala Gawat, di Yogyakarta. Lakon itu unik karena dekat pementasannya dengan suasana Paskah.

Dalam satu adegan, Susilo Nugroho memparodikan penyaliban Yesus. Dia mengambil botol minuman dan berkata. “Inilah darahku. Minumlah!” Setelah itu, tangannya dibentangkan, layaknya orang yang disalib, lalu minum lagi dan menundukkan kepala. Mati.

Isterinya bertanya, “Ini serius?
Jawab Susilo alias Gundala: “Serius dong. Makanya dipaku. Kalau nggak serius, cuma dilem saja.

Penonton Kristiani yang cukup banyak hadir dalam pementasan itu pun tergelak. Tentu mereka tidak tersinggung, malah memuji kreativitas naskah teater itu dalam berparodi.

Sumber: Purnawan Kristianto

Bagikan

Komentar Anda

komentar

Baca juga  [Humor] Kambing untuk Tangga