Taman Belajar Al-Afifiyah salurkan bantuan beras sebanyak 6,5 ton kepada sejumlah 1000 keluarga yang membutuhkan.

Penyaluran beras yang dilaksanakan di Aula Al-Afifiyah Jalan Kopo Cirangrang, Kelurahan Cirangrang, Kecamatan Babakan Ciparay  Kota Bandung itu masing-masing keluarga mendapat 5 kilogram beras.

Beras yang dikumpulkan dari para donatur itu disalurkan secara bertahap selama seminggu, mulai dari Kamis, 29 April hingga seminggu kedepan, hal itu dilalakukan mengantisipasi kerumunan selama proses pembagian berlangsung.

Ketua panitia kegiatan ini, Rivaldi, menyatakan bahwa pihaknya telah berupaya agar pembagian beras ini bisa berjalan rapih dan tertata dengan baik untuk itu panitia selalu sigap dan tangkas dan memberikan kemudahan bagi warga yang memerlukan beras.

Sejumlah santri dan warga tampak sedang mengemas beras yang akan dibagikan.

Rivaldi juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbangkan sebagian hartanya untuk kegiatan ini.

“Terima kasih kepada seluruh donatur yang sudah berpartisipasi, dan mudah-mudahan beras ini menuai banyak keberkahan juga setiap tahunnya bisa meningkat,” kata Rivaldi.

Sementara itu menurut perwakilan pengajar Taman Belajar Al-Afifiyah Evi Afifah menuturkan bahwa program ini adalah program rutin dilakukan setiap tahun di bulan Ramadan.

“Namun yang membedakan adalah jenis bantuan yang disalurkan, sebelum masa pandemi kita menyalurkan makanan siap saji kepada masyarakat,” ujarnya.

“Biasanya kita bagi-bagi 10.000 paket makanan, nasi kotak dan takjil, karena kondisi sedang pandemik, jadi kita alihkan bagi-bagi beras, sambung Evi Afifah.

Pimpinan Taman Belajar Al-Afifiyah, KH.Wahyul Afif Al-Ghafiqi memberikan penjelasan betapa pentingnya berbagi kepada sesama khususnya  di bulan Ramadan.

Kyai yang akrab Kang Macko ini menuturkan kegiatan berbagi ini merupakan peluang untuk setiap muslim agar menuai manfaatnya kelak di akhirat.

“Banyak menanam di dunia nanti panennya di akhirat,” ungkap Kang Macko disela-sela kegiatan.

Baca juga:  Dosen Ekonomi Islam Bicarakan Toleransi Agama di Kampus Buddhis

Ditempat yang sama seorang warga penerima bantuan beras ini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Taman Belajar Al-Afifiyah.

“Alhamdulillah, Al-Afifiyah selalu membantu masyarakat, butuh sekali beras ini untuk saya sama keluarga, semoga tambah berkah untuk Al-Afifiyah dan para dermawan,” kata warga bernama Mang Ares.

Kegiatan yang melibatkan santri dan warga sekitar inu juga dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari perwakilan mahasiswa hingga tokoh lintas agama di Kota Bandung.

Hadir pula dalam kegiatan ini aparat setempat mulai dari Ketua RW, Lurah Cirangrang serta Polsek dan Koramil Babakan Ciparay.***

Sumber: literasinews.pikiran-rakyat.com

Bagikan

Komentar Anda

komentar