Al-Habin Umar bin Muhammad bin Hafidz adalah salah satu tokoh sufi dan pakar hadits terkemuka di zaman modern ini. Ulama besar asal Yaman tersebut di bulan ini memang mengunjungi sejumlah daerah di Indonesia. Salah satunya ke Provinsi Maluku.

Dalam kunjungannya Habib umar menyebut, Maluku adalah salah satu wilayah di dunia yang layak dijadikan contoh kerukunan antar umat beragama. Dia mengatakan, toleransi antar umat beragama di Maluku memberikan gambaran kepada dirinya bahwa Maluku pantas menjadi laboratorium perdamaian di dunia.

“Suasana kotanya sangat sejuk. Toleransi umat beragamanya juga baik sekali. Ini contoh yang baik untuk dunia,” kata Habib Umar setelah mengunjungi kota Ambon, Maluku pada Jumat (20/10).

Selaku ulama besar yang masih memegang peranan aktif dalam dakwah Islam, Habib Umar mengajak warga Maluku agar terus menjaga toleransi antar umat beragama dan membumikan pesan-pesan suci para nabi dan ulama. Karena hanya dengan toleransi yang baik, manusia akan mencapai cita-cita hidupnya.

Pohon yang tumbuh dengan subur harus dirawat dengan baik. Agar buahnya dapat kita petik di masa-masa yang akan datang, untuk diri kita dan keluarga kita,” katanya.

Untuk menjaga hubungan tersebut, ada dua aspek penting yang dilakukan. Pertama, memperbaiki pemahaman agama berkenaan dengan keharmonisan beragama. Kedua bertindak menyebarkan kasih sayang, kedamaian, kerukunan, memperbanyak kunjungan-kunjungan ke wilayah-wilayah serta melakukan pembinaan, infak, sedekah dan lainnya.

Habib Umar juga memberi apresiasi kepada masyarakat Maluku yang telah menyambutnya dengan kehangatan dan penuh rasa cinta. Dia juga menyampaikan, rasa terima kasih kepada Pemerintah Maluku yang intens dalam menyebarkan perdamaian di wilayah bertajuk “Seribu Pulau” ini. “Saya takjub melihat antusias masyarakat menyambut kami. Perdamaian seperti ini senantiasa dijaga,” ujarnya.

Kedatangan Habib Umar ke Ambon disambut meriah oleh masyarakat. Seperti di Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau Ambon, Maluku. Warga melantunkan salawat Nabi diiringi tipa hadrat dalam menjemput kedatangan Ulama Tawadhu, penghapal lebih dari 100.000 hadits ini.

Berkunjung ke Ambon, selain untuk menyampaikan pesan dakwah Islamnya, dia juga berziarah ke beberapa makam para ulama. Dia berpesan kepada masyarakat Maluku, agar tetap menjaga hubungan kemanusiannya dan jangan mau diracuni oleh pikiran-pikiran yang dikotori hawa nafsu.

Kita sangat bahagia karena mendapat tamu terhormat dan amat istimewa. Pesan-pesan perdamaian yang disampaikan tentu sangat berdampak bagi keharmonisan antar umat beragama di Maluku, pada masa yang akan datang,” puji Gubernur Maluku Said Assagaff. Bagi Gubernur Said kedatangan salah satu ulama besar dunia ke Maluku, tentu memberikan makna yang sangat luar biasa untuk Maluku di tahun-tahun mendatang.

Sumber: sindonews.com

Komentar Anda

komentar