Untuk keempat kalinya Festival Kali Kota kembali digelar. Di tahun ini masyarakat di Kampung Potrosaran 2 Kota Magelang, kembali mengadakan acara budaya itu pada Rabu (15/8). Selain kirab budaya dari Padepokan Gunung Tidar, kegiatan ini juga diisi pidato budaya, pentas musik angklung maupun lainnya di arena Panggung Bengung tepi aliran Kali Kota. Pembacaan puisi oleh Tyas Anggraeni SE MSc berjudul ‘Rinduku’ maupun kegiatan lainnya juga dilaksanakan di lokasi ini.

Festival ini digelar juga dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73, dan festival kali ini mengambil tema “Aksara Angka Wijaya”. Aksara itu bermakna huruf, dalam konteks naskah Proklamasi yang merupakan kata-kata kemenangan Bangsa Indonesia, sedang Angkawijaya adalah angka 17-8-1945 yang merupakan angka kemenangan Bangsa Indonesia,” ujar ES Wibowo dari Padepokan Gunung Tidar Kampung Potrosaran.

Kirab budaya merupakan acara utama festival ini. Jalur yang ditempuh dalam kirab adalah Padepokan Gunung Tidar-Jl Pahlawan-Jl R Saleh-Pirngadi dan menyusuri tanggul Kali Kota menuju ke Panggung Bengung sebagai pusat kegiatan seni dalam rangkaian festival ini.

Walikota Magelang Ir H Sigit Widyonindito MT dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang Taufik Nurbakin diantaranya mengatakan patut berbangga dan berbahagia umat beragam di Kota Magelang dapat hidup rukun berdampingan, saling menghormati dalam menjalankan keyakinan agama masing-masing.

Semangat ini, menurut Sigit, harus terus dipelihara untuk menciptakan masyarakat Kota Magelang yang makmur dan sejahtera. Olah karena itu Pemerintah Kota Magelang berkomitmen untuk senantiasa mendukung upaya pembangunan bidang keamanan, khususnya memprioritaskan pada kerukunan umat beragama, pembinaan mental, spiritual dan keagamaan.

Upaya mengangkat ke-Bhinneka-an dalam kemasan seni-budaya yang digagas Padepojab Gunung Tidar ini patut mendapatkan pujian, karena merupakan langkah konkret untuk dapat memperkuat soliditas dan solidaritas masyarakat.

Sigit juga berharap festival ini dapat menginspirasi warga Kota Magelang lainnya untukĀ  melahirkan ide-ide kreatif yang dapat memberdayakan potensi masyarakat ke depan. Walikota Magelang juga mendorong pelaksana festival untuk dapat memperkuat gaung Festival Kali Kota, sehingga agenda ini dapat menarik peserta yang lebih banyak dan menjadi salah satu magnet pariwisata Kota Magelang. Sekaligus menunjukkan penghargaan Magelang terhadap keragaman.

Sumber: krjogja.com

Komentar Anda

komentar