Ada yang unik dalam peraayan tahun baru Imlek di Medan. Momen perayaan Imlek tahun 2018 ini dimanfaatkan petugas Satlantas Polrestabes Medan membagi-bagikan cokelat. Pembagian cokelat ini dilaksanakan di Jalan Imam Bonjol, persis di depan Vihara Borobudur. Dalam kegiatan ini, cokelat yang dibagikan dibungkus dengan amplop khas angpao dengan warna merahnya. Tiap pengguna jalan yang melintas di Jalan Imam Bonjol diberikan cokelat secara gratis.

Selain mengamankan arus lalulintas, kami juga membagikan cokelat sebagai bentuk penghargaan bagi umat yang merayakan Imlek,” kata Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP M Saleh, Kamis (15/2).

Saleh mengatakan, kegiatan pembagian cokelat ini tak hanya karena Imlek saja. Saat natal dan tahun baru kemarin pun, Satlantas tetap membagi-bagikan cokelat. “Lebaran nanti kami juga akan mengadakan kegiatan serupa. Biasanya, jika saat bulan Ramadhan, kami bagi-bagi takjil,” kata Saleh.

Beberapa pengguna jalan yang mendapat cokelat gratis menyambut baik kegiatan yang dilakukan Satlantas Polrestabes Medan. Sejumlah warga Tionghoa yang baru saja sembahyang pribadi di Vihara Borobudur mengaku agak kaget namun sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Ya, kami merasa lebih diperhatikan. Tentu senang sekali ada kegiatan seperti ini,” kata Hendri yang tengah menggendong anaknya. Hendri berharap, Imlek tahun ini Kota Medan semakin aman dan kondusif. Kemudian, harmonisasi antara umat beragama tetap terjaga.

Tentunya toleransi antar sesama umat beragama dapat lebih ditingkatkan. Mari kita jaga kebersamaan ini,” pungkasnya.

Sebelum beranjak meninggalkan lokasi, Hendri dan keluarganya pun menyempatkan diri untuk berfoto bersama dengan jajaran Satlantas Polrestabes Medan. Ketiga anaknya tampak begitu senang ketika diberi angpao berisi cokelat.

Momen libur tahun baru Imlek yang merupakan libur akhir pekan ini juga banyak dihabiskan oleh warga kota Medan untuk liburan ke pusat-pusat ibadah dan wisata khas Tionghoa-Medan. Sejumlah vihara, termasuk yang terbesar Maha Vihara Maitreya menjadi pusat persembahyangan. Demikian pula rumah Tjong A Fie dan Museum Tionghoa, juga kerap dikunjungi.

Polisi sendiri telah mengerahkan upaya untuk mengamankan momen perayaan Imlek di Medan. Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan di Kota Medan terdapat 156 vihara. Enam di antaranya, kata dia, menjadi prioritas pengamanan.

Kita mendatakan jumlah vihara di Medan, jumlahnya 156. Yang besar ada 6 yang diatensi,” kata Kombes Dadang saat mengunjungi Maha Vihara Maitreya, Komplek Cemara Asri, Medan, Kamis (15/2).

Sumber: tribunnews.com

Komentar Anda

komentar