Chelsea Islan, aktris muda yang dikenal dalam sejumlah film dan sitkom itu, turut andil menjadi pembicara dalam Forum Toleransi Dunia yang diselenggarakan di Purwakarta, Jawa Barat.

Di acara yang dibuka di Bale Janaka Purwakarta pada Senin (22/5) itu, Chelsea berbicara tentang pentingnya anak muda dalam menjaga keharmonisan antar umat beragama. Menurut dia peranan generasi muda penting karena bangsa Indonesia mempunyai prinsip yang kuat dalam toleransi, yaitu prinsip Bhinneka Tunggal Ika.

Prinsip inilah yang bisa menjaga keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama,” kata Chelsea.

Artis kelahiran Washington, 2 Juni 1995  ini mengaku Pancasila sebagai falsafah negara telah secara nyata menyatukan bangsa dan menjaga keutuhan, kedamaian, dan persaudaraan di Indonesia sehingga semua pemeluk agama dan kepercayaan yang berbeda-beda di Indonesia dapat hidup berdampingan secara harmonis dan damai.

Perbedaan di dunia, kata wanita yang baru saja meraih penghargaan Pemeran Pendukung Wanita Favorit di ajang Indonesian Movie Actor Awards 2017, adalah sebuah keniscayaan. “Maka dari itu kita harus saling menjaga satu sama lain,” ujarnya.

Chelsea juga menyinggung masalah pentingnya pesan Sumpah Pemuda, bahwa dengan bahasa persatuan, masyarakat bisa menjadi damai dan rukun. Ia bercerita pengalamannya saat membintangi film Dibalik 98, yang membuatnya banyak mempelajari hal-hal mengenai sejarah kebangsaan Indonesia. Ia juga berharap sejumlah kekerasan yang pernah terjadi tidak terulang di Indonesia.

Bintang film 3 Srikandi ini datang ke Purwakarta atas undangan Institute of Democracy and Education (IDE) Gugun Gumilar dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dalam acara World Tolerance Conference 22-24 Mei 2017.

Di hadapan seratusan delegasi dari 25 negara peserta, founder Youth of Indonesia (YoI) itu, menyatakan kekagumannya dengan suasana toleransi yang rukun dan damai di Purwakarta.

Saya sangat senang dan bangga dapat berkunjung ke Purwakarta, daerah yang sangat toleran,” komentar Chelsea. Ia melihat dan merekam suasana keberagaman di Purwakarta sebagai muara dari pengejawantahan Bhineka Tunggal Ika.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta, mendaulat aktris Chelsea Islan, sebagai pembicara dalam konferensi ini, dengan harapan lewat kehadiran Chelsea, generasi muda semakin termotivasi untuk mengamalkan nilai-nilai toleransi.

Alhamdulillah, Chelsea, bisa mengemban tugasnya dengan baik dan mendapatkan apresiasi dari seluruh delegasi negara yang hadir dalam WTC Purwakarta,” puji Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta, saat diminta pendapatnya terkait presentasi Chelsea.

Sumber berita dan foto: sindonews.com

Komentar Anda

komentar