Penyanyi pop-jazz Andien punya cerita tersendiri dalam mendidik anak bertoleransi. Ia tengah bersemangat mengajarkan sang anak, Anaku Askara Biru, mengenai pentingnya hal tersebut di masa kini. Menurut Andien, orangtua dan lingkungan bertanggung jawab penuh atas sikap yang dimiliki seorang anak.

Aku yakin ada pepatah yang mengatakan it takes a village to teach a child. Bagaimana pun pengasuhan anak, tanggung jawab bersama bukan cuma orangtua aja, tapi juga orang-orang di sekitar,” ujar perempuan yang bernama asli Andini Aisyah Haryadi ini.

Penyanyi kelahiran Jakarta 33 tahun silam ini mengatakan bahwa anak adalah peniru ulung, “Kalau cuma dibilangin paling masuk kuping kanan keluar kuping kiri, tapi kalau dicontohkan akan menjadi masukan yang sangat berarti untuk pendidikan dia,” lanjutnya.

Saat berada di kawasan Jakarta Selatan, Selasa, (3/7), Andien menceritakan bagaimana upayanya untuk mengajak sang anak sulungnya untuk ikut berkegiatan sosial. Ia juga menuturkan banyak mempertemukan Kawa, sapaan akrab sang anak, dengan berbagai orang dari beragam profesi.

Sejauh ini aku selalu ajak dia ikut kegiatan sosial, bertemu orang dari lintas profesi, ekonomi, agama juga. Aku rasa cepat atau lambat dia akan sadar kalau keluarganya membuka diri pada banyak hal,” kata dia.

Andien juga tak melupakan pembelajaran mengenai agama Islam. Ia tengah menerapkan pengajaran yang memberi teladan pada sang anak. Menurutnya dengan contoh-contoh baik yang ia berikan selama ini, ia berharap Kawa bisa tumbuh menjadi anak yang baik dan sesuai dengan ajaran agama.

Sekarang ini aku belum bisa mengajarkan yang gimana-gimana, tapi kan dia liat gimana orangtuanya sholat, puasa, jadi pas dia nawarin kita makan kita kasih tau, ‘Enggak boleh, mama lagi puasa‘. Tapi kan enggak cuma ibadah doang, kalau agama kan harus ada toleransi, cinta kasih, berbagi juga gitu,” tutup Andien bersemangat.

Sumber: viva.co.id

Komentar Anda

komentar