Petak Sembilan, di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat telah lama dikenal sebagai kawasan Pecinan. Meski demikian saat ini wilayah tersebut telah dihuni beragam etnis dan agama. Sikap toleransi beragama senantiasa ditunjukan di wilayah ini.

Seperti yang terlihat di Vihara Darma Bhakti, Petak Sembilan sejak awal Ramadhan lalu. Umat yang biasa beribadah Vihara ini mengadakan buka puasa gratis bekerjasama dengan Muslim Tionghoa dan Yayasan Wihara Kim Tek Ie untuk kaum muslim yang tengah berpuasa.

Sejak pukul 16.00 WIB, sejumlah relawan hadir nampak merapikan beberapa makanan yang mulai tiba dengan dikendarai oleh becak. Makanan tersebut dibawa dari salah satu lokasi pembuatan takjil yang diminta relawan.

Satu persatu relawan menyajikan makanan mulai makanan berat seperti nasi kuning, kolak, hingga minuman, sebelum adzan berkumandang beberapa warga baik muslim maupun non muslim pun berkunjung ke lokasi. Bahkan beberapa kaum dhuafa yang berada dilokasi pun juga menjadi sasaran untuk dibagikan beberapa makanan, mereka diminta mengantri dengan tertib.

Suasana terasa lebih akrab ketika buka puasa tiba, mereka saling bercengkrama dan bersantap ria tanpa mengenal perbedaan. Salah satu relawan, Lucas Tjang (40) mengatakan kegiatan ini kedua kalinya digelar di Vihara Darma Bhakti, sepanjang bulan Ramadhan

Ini memang kegiatan rutin kami. Sudah kedua kalinya yang pertama itu tahun lalu, dan awal mula kegaitan ini terinspirasi oleh Jusuf Hamka sebagai muslim Tionghoa, hingga akhirnya para relawan mengelar buka puasa gratis ini,” kata Lucas Tjang di Wihara Darma Bhakti.

Dikatakan Lucas, dalam setiap harinya menu yang disajikan selalu berbeda-beda, bahkan beberapa relawan yang datang pun juga dari beberapa pedangan di Tanah Abang, Jatinegara, dan Cipulir hingga kurang lebih sekitar 30 relawan. Lukas menyebut jika makanan untuk berbuka ini dibuat oleh para pedagang yang memang sudah disiapkan oleh para relawan. Dalam sehari bisa membuat sebanyak 300 sampai 500 persi makanan.

Sumber: tribunnews

Komentar Anda

komentar